Damkarnews.com, BANJAR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Pematang Baru RT 04, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 15.30 Wita, menghanguskan sebuah rumah milik warga lanjut usia (lansia).
Rumah milik Anang Nuraini (70), yang akrab disapa Anang, tersebut luluh lantak dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah. Kobaran api yang begitu besar, ditambah kondisi cuaca kering dan hembusan angin cukup kencang, membuat bangunan rumah tersebut tidak dapat diselamatkan.
Proses pemadaman pun tidak berjalan mudah. Pasalnya, akses menuju lokasi kebakaran cukup sulit dilalui, sehingga armada pemadam kebakaran yang dikerahkan harus ekstra hati-hati saat menuju titik kejadian.

Selain kendala akses, kondisi lahan di sekitar lokasi yang mengalami kekeringan juga menyulitkan petugas untuk mendapatkan sumber air guna melakukan pemadaman.
Bahkan, setelah rumah Anang Nuraini habis terbakar, kobaran api masih terus menjalar dan membakar pepohonan rumbia yang berada di sekitar lokasi. Kondisi tersebut sempat mengancam permukiman warga yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
Menurut keterangan warga setempat, api yang membakar kawasan pepohonan rumbia cukup besar dan sulit dikendalikan. Ditambah lagi hembusan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin cepat membesar hingga akhirnya rumah Anang Nuraini tidak berhasil diselamatkan.

Dua unit armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bersama puluhan personel pemadam kebakaran swasta Buser 690 Banjar kemudian berjibaku melakukan pemadaman.
Berkat upaya petugas gabungan tersebut, kobaran api yang mulai mendekati permukiman penduduk akhirnya berhasil dilokalisir sehingga tidak semakin meluas ke rumah warga lainnya.
Meski demikian, upaya penanganan belum sepenuhnya selesai. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah titik api yang membakar lahan di sekitar lokasi kejadian masih aktif dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

