Damkarnews.com, BANJAR – Pemerintah Desa Simpang Empat mulai menyiapkan arah pembangunan untuk tahun 2027. Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa 2027 dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat agar program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Tahapan penyampaian rencana kegiatan pembangunan dan pemberdayaan tersebut digelar di Desa Simpang Empat, Selasa (6/10/2026). Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah desa bersama masyarakat untuk membahas berbagai kebutuhan yang dinilai penting untuk menjadi prioritas pembangunan tahun mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri Pembakal Desa Simpang Empat Akhmad Dina, Ketua BPD Desa Simpang Empat Fakhruddin, Babinsa Simpang Empat Zainuddin, Bhabinkamtibmas Simpang Empat, perwakilan Kecamatan Simpang Empat Indra, Pendamping Desa Misrani, Ketua Gapoktan Kayuh Baimbai, para kader, Ketua RT, Linmas, serta unsur masyarakat dan kelembagaan desa lainnya.
Berbagai sektor menjadi perhatian dalam pembahasan RKP Desa 2027. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, sektor pertanian, pembinaan kemasyarakatan, peningkatan pelayanan kepada warga hingga program lain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan desa.
Pembakal Desa Simpang Empat Akhmad Dina mengatakan, penyusunan RKP tidak boleh hanya berangkat dari keinginan pemerintah desa, tetapi harus melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting agar setiap program yang direncanakan memiliki manfaat yang jelas dan dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
“Kami ingin perencanaan pembangunan tahun 2027 ini benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, masukan dari warga, Ketua RT, BPD, kader, kelompok tani dan seluruh unsur yang ada di desa sangat kami harapkan,” ujar Akhmad Dina.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan berupaya menyusun skala prioritas dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan serta kemampuan anggaran desa.
“Tidak semua usulan bisa direalisasikan sekaligus. Karena itu akan kami lihat mana yang paling mendesak dan paling banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Harapannya, program yang masuk dalam RKP nantinya benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Akhmad juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam setiap tahapan perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan desa.
Baginya, pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Pembangunan akan lebih baik kalau kita kerjakan bersama. Pemerintah desa membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, sehingga apa yang direncanakan merupakan kesepakatan dan kebutuhan bersama,” tuturnya.
Penyusunan RKP Desa 2027 diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan program pembangunan yang lebih terarah, transparan dan sesuai dengan kondisi Desa Simpang Empat.
Dengan perencanaan yang dilakukan secara partisipatif, pemerintah desa berharap pembangunan ke depan tidak sekadar mengejar terlaksananya kegiatan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan pelayanan, pemberdayaan, serta kesejahteraan masyarakat.
Tahapan ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh elemen Desa Simpang Empat untuk menyatukan gagasan dan menentukan prioritas pembangunan yang akan menjadi pijakan desa pada 2027.

