Damkarnews.com, BANJAR – Musibah kebakaran yang terjadi di RT 01 Desa Lok Cantung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, pada Selasa (18/8/2026) lalu, masih menyisakan puing-puing bangunan yang terbakar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Pemerintah Desa Lok Cantung turun langsung melakukan gotong royong membersihkan sisa-sisa material kebakaran, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Pembakal Desa Lok Cantung, Suryadi, bersama aparat desa. Mereka bergotong royong membersihkan puing bangunan yang tersisa agar kawasan bekas kebakaran dapat kembali ditata dan tidak membahayakan warga sekitar.
Pembakal Desa Lok Cantung, Suryadi, saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Jumat sore, mengatakan kegiatan pembersihan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak musibah.

“Kami bersama aparat desa turun langsung membersihkan puing-puing bekas kebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga yang terdampak,” ujar Suryadi.
Kebakaran yang terjadi pada 18 Agustus 2026 tersebut menghanguskan dua rumah warga serta satu bangunan Majelis Ta’lim Wal Maulid Nurussholah.
Musibah itu juga membawa dampak cukup berat bagi masyarakat. Sebanyak 13 warga harus kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka terdampak kebakaran.

Menurut Suryadi, pembersihan puing-puing menjadi salah satu langkah awal untuk membantu warga sekaligus menata kembali lingkungan pascakebakaran.
“Semoga dengan kegiatan ini lingkungan bisa kembali bersih dan warga yang terdampak juga bisa segera bangkit dari musibah ini,” harapnya.
Gotong royong tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa di tengah musibah, kepedulian dan kebersamaan masih menjadi kekuatan masyarakat Desa Lok Cantung.
Pemerintah desa bersama masyarakat pun diharapkan dapat terus memberikan dukungan kepada 13 warga terdampak, terutama dalam proses pemulihan kehidupan mereka setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

