Damkarnews.com, BANJAR – Misteri kematian WMJ (70), warga Jalan Sukaramai RT 02, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, perlahan mulai menemukan titik terang.
Tiga hari setelah korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, polisi mengamankan dua orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
Keduanya terdiri dari seorang perempuan dan seorang laki-laki. Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Banjar.
Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli, melalui, Kanit Pidum Satreskrim Polres Banjar, Ipda Pasya Hasyanda, membenarkan adanya pengamanan tersebut.
“Ya benar, untuk pelaku sudah kami amankan,” ujar Pasya, Kamis (3/9/2026).
Menurut Pasya, penyidik masih menggali keterangan dari kedua orang tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian sekaligus mengungkap motif di balik kematian korban.
“Masih kami dalami keterangannya,” kata Pasya.
Sebelumnya, WMJ ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita.
Polisi sementara menduga WMJ menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi rumah korban yang menunjukkan sejumlah barang telah berpindah dari posisi semula.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap. Pada bagian leher korban terdapat luka tusuk yang menimbulkan dugaan kuat bahwa kematiannya bukan akibat peristiwa biasa.
Petunjuk lain juga ditemukan di lokasi kejadian. Sejumlah bercak darah terlihat di beberapa bagian rumah korban.
Temuan tersebut kemudian menjadi bagian penting bagi kepolisian dalam mengungkap apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Usai menerima laporan, jajaran Polres Banjar langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah informasi dari lingkungan sekitar.
Penyelidikan kemudian berlanjut hingga Team Resmob Polres Banjar berhasil mengamankan dua orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Namun, polisi masih menutup rapat identitas maupun peran masing-masing terduga pelaku. Penyidik juga belum mengungkap bagaimana hubungan keduanya dengan korban.
Hal yang sama berlaku terhadap motif. Hingga Kamis (3/9/2026), kepolisian belum menyampaikan secara resmi alasan maupun latar belakang yang diduga menjadi pemicu terjadinya peristiwa tersebut.
Pasya menegaskan, proses pemeriksaan masih berjalan. Polisi ingin memastikan setiap informasi yang diperoleh memiliki keterkaitan dengan fakta di lapangan sebelum menetapkan langkah hukum selanjutnya.
Penyidikan dilakukan untuk merangkai seluruh petunjuk, mulai dari kondisi korban, temuan di TKP hingga keterangan para pihak yang diperiksa.
Polres Banjar memastikan kasus tersebut terus didalami hingga fakta sebenarnya terungkap dan pihak yang terbukti terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Dengan diamankannya dua orang tersebut, penyelidikan kasus kematian WMJ kini memasuki babak baru. Namun, publik masih harus menunggu hasil pemeriksaan polisi untuk mengetahui secara pasti siapa yang bertanggung jawab dan apa motif di balik kematian warga Martapura tersebut.

