Damkarnews.com, BANJAR – Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Tatah Pemangkih Laut, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Puluhan warga, dari kalangan muda hingga lanjut usia, turun langsung ke sungai untuk melakukan pembersihan secara massal, Rabu (5/8/2026).
Aksi tersebut merupakan bagian dari Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun Anggaran 2026 yang difokuskan pada pembersihan sekaligus normalisasi aliran sungai yang melintasi kawasan desa.
Bukan sekadar membuat lingkungan lebih bersih, kegiatan ini juga dirancang memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Warga yang terlibat dalam pekerjaan mendapatkan upah dari dana program, sehingga aktivitas gotong royong sekaligus menjadi sumber tambahan penghasilan.

Pantauan di lapangan, warga tampak antusias bekerja membersihkan sungai yang mulai mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah serta semak belukar. Dengan peralatan sederhana seperti perahu kecil, alat garuk dan perlengkapan kerja manual, mereka mengangkut sampah plastik, batang kayu hingga endapan lumpur yang menghambat aliran air.
Pambakal Desa Tatah Pemangkih Laut, Abd. Syahid, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, semangat warga luar biasa. PKTD pembersihan sungai ini adalah usulan masyarakat sendiri melalui Musdes, karena kita sadar betul pentingnya fungsi sungai bagi kehidupan sehari-hari, baik untuk drainase maupun potensi lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut memiliki dua manfaat utama. Dari sisi lingkungan, pembersihan sungai diharapkan membuat aliran air kembali lancar sekaligus mengurangi potensi genangan dan risiko banjir ketika musim hujan.

Sementara dari sisi ekonomi, program PKTD memastikan dana desa dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui upah kerja. Dengan demikian, kegiatan pembangunan lingkungan juga ikut membantu meningkatkan pendapatan dan daya beli warga.
“Jadi bukan hanya sungainya yang kita bersihkan, tetapi masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan ini,” tambahnya.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat turut mengapresiasi kekompakan warga. Menurutnya, kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan.
“Dengan sungai yang bersih, lingkungan menjadi lebih sehat dan asri. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan dan memicu kesadaran warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai,” harapnya.
Pembersihan ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang beberapa ratus meter dan akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah desa berharap hasil kegiatan tidak berhenti pada pembersihan fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai secara bersama-sama.
Melalui PKTD, Desa Tatah Pemangkih Laut menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dilakukan dengan cara besar. Dari sungai yang dibersihkan bersama, tumbuh kepedulian, manfaat ekonomi, sekaligus semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat desa.





