Damkarnews.com, BANJAR – Pemerintah Desa Simpang Empat menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027, Selasa (18/8/2026), di Kantor Desa Simpang Empat.
Musyawarah tersebut diikuti sebanyak 46 peserta yang berasal dari unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kelembagaan masyarakat, RT, kader, tenaga pendidikan hingga masyarakat.
Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyerap aspirasi sekaligus menentukan berbagai program prioritas pembangunan Desa Simpang Empat pada 2027.
Sejumlah sektor menjadi pembahasan dalam musyawarah, di antaranya pembangunan infrastruktur, pertanian, ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan serta pemberdayaan masyarakat.
Salah satu potensi unggulan desa yang mendapat perhatian adalah CAPAT (Cabe Simpang Empat). Pengembangannya tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana komoditas tersebut memiliki nilai tambah melalui pengolahan, kemasan, branding hingga pemasaran.
Pambakal Desa Simpang Empat, Akhmad Dina, mengatakan penyusunan RKP Desa merupakan tahapan penting dalam menentukan arah pembangunan desa agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Musyawarah ini bukan hanya menyusun rencana, tetapi bagaimana kita bersama-sama menentukan prioritas pembangunan Desa Simpang Empat untuk tahun 2027. Aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan program yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan CAPAT menjadi salah satu peluang yang perlu terus didorong. Dengan pengelolaan yang lebih baik, mulai dari produksi hingga pemasaran, produk lokal tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kita ingin CAPAT tidak hanya dikenal sebagai hasil pertanian, tetapi bisa naik kelas. Mulai dari pengolahan, kemasan, branding sampai pemasarannya harus kita pikirkan bersama sehingga memberikan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Akhmad Dina menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat dan berbagai pihak sangat diperlukan agar program yang telah disepakati dalam RKP Desa dapat berjalan secara optimal.
“Harapannya, hasil musyawarah ini menjadi dasar yang kuat dalam menentukan pembangunan Desa Simpang Empat ke depan, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Musdes tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Simpang Empat, Pendamping Desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas serta Kepala UPT Puskesmas 1 Simpang Empat.
Melalui musyawarah tersebut, Pemerintah Desa Simpang Empat berharap seluruh program prioritas yang disepakati dapat menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pembangunan desa yang lebih terarah, partisipatif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pada 2027.





