Kapolres Banjar Ingatkan Pengendara Patuhi Batas Kecepatan, Keselamatan Nomor Satu

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli mengungkap fakta di balik kecelakaan lalu lintas beruntun yang menewaskan dua orang di Jalan Ahmad Yani Km 7,4, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.50 Wita. Selain menjelaskan kronologi kejadian, ia juga mengajak masyarakat menjadikan tragedi tersebut sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan dalam berlalu lintas.

Menurut AKBP Dr. Fadli, jalan raya merupakan ruang bersama yang harus digunakan secara bertanggung jawab dengan saling menghormati antar sesama pengguna jalan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Perhatikan keamanan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, patuhi batas kecepatan, jaga jarak aman, dan selalu tertib berlalu lintas. Jangan sampai kelalaian sesaat berujung pada hilangnya nyawa,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi hukum, tetapi merupakan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri, keluarga, serta seluruh pengguna jalan.

Satlantas Polres Banjar juga mengajak masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas secara konsisten agar angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Banjar dapat ditekan dan tragedi serupa tidak kembali terulang.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah minibus dan sepeda motor terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 7,4, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, empat lainnya mengalami luka-luka, serta menyebabkan sebuah warung di tepi jalan rusak berat.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, minibus bernomor polisi DA 1621 GE melaju dari arah Banjarmasin menuju Kabupaten Banjar. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak sepeda motor DA 6378 GBX yang berada di depannya.

Benturan keras membuat minibus kehilangan kendali, keluar dari badan jalan, menghantam sebuah warung di pinggir Jalan Ahmad Yani, lalu terjun ke sungai.

Suara benturan yang keras membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Sejumlah warga kemudian memberikan pertolongan kepada para korban sebelum petugas tiba di lokasi.

Seorang saksi mata menyebut minibus melaju cukup kencang sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

“Mobil datang dari arah dalam kota dengan kecepatan cukup tinggi,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.

Di dalam minibus terdapat tiga orang. Dua penumpang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan sopir terjebak di dalam kendaraan yang tenggelam sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama. Korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah petugas bersama warga melakukan upaya penyelamatan dari dalam sungai.

Akibat kejadian tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan. Korban meninggal kemudian dievakuasi ke ruang jenazah rumah sakit yang sama.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan itu juga menyebabkan sebuah warung di tepi jalan mengalami kerusakan berat setelah dihantam minibus yang keluar jalur.

Hingga Minggu (12/7/2026) dini hari, personel Polsek Kertak Hanyar bersama Unit Lalu Lintas Polres Banjar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan dari sungai, serta mengumpulkan keterangan para saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Author: Damkarnews
Damkarnews