Erna Lisa Halaby Tegaskan Peran Ayah Kunci Membangun Generasi Unggul Banjarbaru

Bagikan

Damkarnews.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai mengambil langkah serius untuk mengatasi fenomena fatherless atau minimnya keterlibatan sosok ayah dalam tumbuh kembang anak. Salah satu upaya yang ditempuh adalah mendorong para ayah hadir secara langsung dalam aktivitas pendidikan melalui dua gerakan baru, yakni Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR).

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Banjarbaru Nomor: 000/2/VI/BIDKKK/2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membangun generasi yang berkualitas.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak cukup hanya mengandalkan peran sekolah maupun ibu. Menurutnya, kehadiran seorang ayah dalam setiap tahapan pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, rasa percaya diri, hingga motivasi belajar anak.

Karena itu, Lisa meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru ikut menyukseskan program tersebut. Ia menginstruksikan pimpinan SKPD, camat, lurah, hingga seluruh satuan pendidikan memberikan dukungan agar para pegawai maupun orang tua dapat berpartisipasi aktif.

“Saya mengimbau kepada seluruh pimpinan SKPD, camat, dan lurah se-Kota Banjarbaru agar memberikan dukungan kebijakan maupun imbauan kepada seluruh pegawai untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan GEMAR dan GAMAS. Begitu pula seluruh satuan pendidikan agar menginformasikan kepada ayah atau wali ayah peserta didik sehingga gerakan ini dapat terlaksana secara maksimal,” ujar Lisa.

Ia juga mengajak seluruh ayah dan wali murid yang memiliki anak di jenjang PAUD, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana mempererat hubungan dengan anak.

Menurut Lisa, mengantar anak pada hari pertama sekolah maupun hadir saat pembagian rapor bukan sekadar kegiatan seremonial. Kehadiran ayah di momen penting itu menjadi bentuk dukungan nyata yang mampu membangun ikatan emosional dalam keluarga serta memberikan semangat bagi anak untuk meraih prestasi.

Program GEMAR sendiri telah mulai dilaksanakan sejak Juni 2026, sedangkan GAMAS mulai diterapkan pada Juli 2026 menyesuaikan kalender pendidikan di masing-masing sekolah.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap budaya keterlibatan ayah dalam pengasuhan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia menuju Banjarbaru Emas dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dengan mendorong ayah hadir lebih dekat dalam kehidupan sekolah anak, Pemkot Banjarbaru ingin membangun kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, di mana peran ayah menjadi salah satu fondasi utama dalam mencetak generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Author: Damkarnews
Damkarnews