Tiga Hari Dicari, Gilang Korban Tabrakan Kapal di Kotabaru Ditemukan Terdampar

Bagikan

Damkarnews.com, KOTABARU – Penantian panjang keluarga korban kecelakaan pelayaran di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, akhirnya berakhir. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir yang sempat dinyatakan hilang dalam insiden tabrakan antara kapal nelayan dan kapal penumpang, Sabtu (20/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Gilang (23), warga Perumnas Hilir Batu Selira, Desa Hilir Muara RT 08, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Jasad korban ditemukan pada pukul 17.08 Wita dalam kondisi meninggal dunia terdampar di kawasan pesisir pantai setelah tiga hari pencarian intensif dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.

Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang sejak awal melibatkan berbagai unsur penyelamat dari Rescue Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Polair Kotabaru, Polsek Sebuku, BPBD Kotabaru hingga nelayan setempat.

Sejak kecelakaan dilaporkan pada 17 Juni 2026 oleh Kanit Reskrim Polsek Pulau Laut Selatan, Aiptu Sutrisno, tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian melalui jalur laut dan penyisiran pesisir. Berbagai peralatan dikerahkan, mulai dari Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan selam, water rescue, perangkat komunikasi hingga dukungan jaringan Starlink guna mempercepat proses pencarian.

Meski dihadapkan pada cuaca yang kerap berubah dan kondisi perairan yang tidak menentu, tim SAR tidak menghentikan upaya pencarian hingga akhirnya korban terakhir berhasil ditemukan.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jasad Gilang langsung dibawa ke Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra untuk penanganan lebih lanjut.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan penemuan korban terakhir menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian operasi pencarian dan pertolongan dalam musibah pelayaran tersebut.

“Korban terakhir berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketiga operasi pencarian. Dengan ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam musibah ini,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Menurut data akhir operasi SAR, total terdapat tujuh orang korban dalam kecelakaan pelayaran itu. Dari jumlah tersebut, lima orang berhasil selamat, sementara dua orang ditemukan meninggal dunia. Tidak ada lagi korban yang dinyatakan hilang.

Dengan ditemukannya Gilang sebagai korban terakhir, duka mendalam memang masih menyelimuti keluarga korban. Namun di sisi lain, keberhasilan Tim SAR menemukan seluruh korban memberikan kepastian bagi keluarga yang selama tiga hari terakhir menanti kabar di tengah harapan dan kecemasan.

Author: Damkarnews
Damkarnews