Damkarnews.com, BANJAR – Tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga tenggelam di Saluran Irigasi Sungai Paring, Martapura, Kabupaten Banjar, pada Selasa (16/6/2026) sore. Korban ditemukan setelah beberapa menit dilakukan penyisiran di area yang diduga menjadi lokasi tenggelam.
Korban diketahui merupakan seorang anak laki-laki. Namun hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban maupun kronologi pasti yang menyebabkan korban tenggelam masih belum diketahui dan masih dalam proses penggalian informasi oleh pihak terkait.
Salah seorang relawan yang terlibat dalam proses pencarian membenarkan bahwa korban telah berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi menuju RSUD Ratu Zalecha Martapura.
“Alhamdulillah korban sudah diketemukan, dan untuk pihak keluarga sudah mengetahui dan mendampingi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura,” ujar salah seorang relawan yang berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setelah tiba di RSUD Ratu Zalecha Martapura, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. Pihak keluarga turut mendampingi selama proses penanganan di rumah sakit.
Sebelumnya, suasana di kawasan Saluran Irigasi Sungai Pering mendadak ramai setelah muncul laporan adanya dugaan seseorang tenggelam. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh tim relawan gabungan bersama unsur terkait yang bergerak menuju Tempat Kejadian Musibah (TKM).
Setibanya di lokasi, relawan langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran irigasi, sementara personel lainnya mengumpulkan informasi dari warga dan saksi yang berada di sekitar lokasi guna mengetahui kronologi kejadian.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah beberapa menit penyisiran dilakukan. Korban berhasil ditemukan di sekitar area yang diduga menjadi titik awal tenggelam sebelum kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit.
Hingga saat ini, penyebab pasti korban diduga tenggelam masih belum diketahui. Aparat dan pihak terkait masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mengumpulkan informasi di lapangan.


