Rutin Mandi dan Mencuci di Sungai, Paman Wari Ditemukan Meninggal dalam Posisi Telungkup

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Misteri penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di aliran sungai Desa Lok Tamu, Kecamatan Mataraman, mulai terungkap. Korban yang diketahui bernama Mahyaufil Anwari (61), atau akrab disapa Paman Wari, ternyata ditemukan dalam posisi telungkup saat berada di lokasi yang biasa digunakannya untuk mandi dan mencuci pakaian.

Sebelumnya, warga Desa Lok Tamu digegerkan dengan kabar meninggalnya Paman Wari di sungai yang berada tak jauh dari permukiman warga pada Minggu (7/6/2026) sore.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Kapolsek Mataraman Iptu A. Saleh menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 16.40 Wita terkait adanya seorang warga yang ditemukan tidak bernyawa di aliran sungai.

Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan di lapangan, korban diketahui cukup sering mendatangi lokasi tersebut untuk mandi maupun mencuci pakaian. Aktivitas itu bahkan sudah menjadi kebiasaan sehari-harinya.

“Menurut keterangan saksi, korban memang sering mandi dan mencuci di tempat tersebut,” ujar A. Saleh.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Syahrani (49). Saat itu, saksi melihat tubuh korban dalam keadaan telungkup di tengah aliran sungai dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Temuan tersebut sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Suasana duka dan kepanikan sempat menyelimuti kawasan tersebut sebelum akhirnya aparat kepolisian tiba untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan lokasi kejadian.

Polisi kemudian meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan kronologi peristiwa yang menyebabkan meninggalnya Paman Wari. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan atas permintaan dari pihak keluarga, korban dibawa kerumah duka untuk dilakukan pemakaman.

Author: Damkarnews
Damkarnews