Damkarnews.com, BANJAR – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Sabtu (6/6/2026). Di bawah kepemimpinan H. Irwan Bora, KONI Banjar langsung mengusung semangat perubahan dengan target ambisius mengembalikan kejayaan olahraga daerah di tingkat provinsi hingga nasional.
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi KONI Banjar untuk melakukan pembenahan dan memperkuat pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2029 di Amuntai.
Usai dilantik, Ketua KONI Banjar H. Irwan Bora menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelantikan.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang telah mensupport kegiatan hari ini,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hj. Galuh Tantri Narindra.
Irwan menilai Kabupaten Banjar memiliki modal besar untuk mencetak atlet-atlet berprestasi. Selain merupakan kabupaten terluas kedua di Kalimantan Selatan, Banjar juga memiliki jumlah penduduk yang besar sehingga potensi atlet muda dinilai sangat melimpah.
“Tentu banyak potensi atlet di sini. Kami berharap kepengurusan ke depan bisa fokus melakukan pembinaan agar Kabupaten Banjar semakin dikenal melalui prestasi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Tak ingin menunggu lama, Irwan Bora langsung memasang standar tinggi bagi seluruh jajaran pengurus. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan evaluasi hingga perombakan kepengurusan apabila ada pengurus yang tidak aktif atau tidak mampu bekerja sama dalam menjalankan program organisasi.
Menurutnya, seluruh pengurus harus solid dan mampu bersinergi dengan cabang olahraga (cabor) demi mewujudkan target peningkatan prestasi Banjar pada Porprov mendatang.
“Kalau ada yang tidak bisa diajak bekerja sama, tentu akan kami evaluasi. Bahkan jika diperlukan akan dilakukan reshuffle. Kita ingin semua pengurus bekerja maksimal untuk kemajuan olahraga Banjar,” tegasnya.
Target tersebut bukan tanpa alasan. Irwan berkaca pada perjalanan prestasi Kabupaten Banjar dalam ajang Porprov yang sempat berada di peringkat lima, kemudian merosot hingga posisi sebelas akibat berbagai persoalan internal, sebelum kembali bangkit dan finis di peringkat delapan pada Porprov terakhir di Tanah Laut.
Ia optimistis tren positif tersebut dapat terus berlanjut dengan dukungan pengurus yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia olahraga.
“Kami berharap kekompakan teman-teman pengurus periode ini bisa memberikan kontribusi nyata. Apalagi sebagian besar ketua bidang merupakan ketua cabor yang memang sangat mencintai olahraga.
Insyaallah dengan semangat dan totalitas itu kita bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ucapnya.
Selain fokus pada pembinaan, KONI Banjar juga menaruh perhatian serius terhadap fenomena perpindahan atlet berprestasi ke daerah lain menjelang pelaksanaan Porprov.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah hengkangnya atlet panjat tebing Banjar karena mendapatkan tawaran dari kabupaten lain.
Irwan mengakui persoalan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena hingga kini belum terdapat payung hukum yang kuat untuk mengikat atlet agar tetap membela daerah asalnya.
Meski demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Banjar guna mencari solusi dan regulasi yang dapat melindungi aset olahraga daerah tersebut.
“Memang ini menjadi dilema karena kita belum memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengikat atlet. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati. Jika atlet tersebut berstatus ASN, tentu akan ada penilaian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah agar mereka tidak berpindah ke daerah lain,” jelasnya.
Dengan kepengurusan baru, semangat pembenahan, serta target yang jelas menuju Porprov 2029, KONI Kabupaten Banjar kini bersiap menatap masa depan olahraga yang lebih cerah dan bertekad mengembalikan posisi Banjar sebagai salah satu kekuatan olahraga yang disegani di Kalimantan Selatan.


