Damkarnews.com, BANJAR – Semangat berolahraga ternyata tidak berhenti ketika usia bertambah. Hal itu terlihat dalam Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten Banjar Induk Organisasi Olahraga (INORGA) Barisan Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Tahun 2026 yang resmi dibuka di Lapangan Tenis Al Basia, Martapura, Selasa (2/6/2026).
Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi bukti bahwa olahraga tetap dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di segala usia. Puluhan petenis veteran dari berbagai kalangan berkumpul, tidak hanya untuk bertanding, tetapi juga menjalin silaturahmi dan menjaga kebugaran tubuh.
Mewakili Bupati Banjar, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menegaskan bahwa olahraga memiliki manfaat yang jauh lebih luas dibanding sekadar aktivitas fisik.
Menurutnya, olahraga masyarakat berperan penting dalam membangun kehidupan sosial yang sehat, harmonis, dan produktif. Selain menjaga kebugaran jasmani, olahraga juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Pemerintah Kabupaten Banjar menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Olahraga Masyarakat BAVETI ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kebugaran, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Yudi menilai keberadaan BAVETI memiliki kontribusi besar dalam mendorong para petenis veteran tetap aktif dan produktif. Organisasi tersebut dinilai mampu menjadi wadah yang menginspirasi masyarakat untuk terus berolahraga tanpa memandang usia.
Ia berharap semangat yang ditunjukkan para peserta dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan seperti ini, semangat kebersamaan dan kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, Yudi mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati selama pertandingan berlangsung. Baginya, nilai utama dari festival ini bukanlah soal kemenangan, melainkan persaudaraan dan kesehatan yang tercipta dari setiap pertandingan.
Senada dengan itu, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Kabupaten Banjar, H Ahmad Fauzan, menyebut festival tersebut sebagai langkah nyata untuk memperkuat budaya olahraga rekreasi di Kabupaten Banjar.
Menurut Fauzan, BAVETI tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pecinta tenis veteran, tetapi juga berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Festival ini bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi bagaimana olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Festival BAVETI 2026 diikuti 40 peserta yang terdiri atas 32 peserta putra dan 8 peserta putri. Mereka akan bertanding memperebutkan Piala Ketua KORMI Kabupaten Banjar serta hadiah uang pembinaan jutaan rupiah.
Di balik persaingan di lapangan, festival ini membawa pesan yang lebih besar, yakni bahwa semangat hidup sehat, kebersamaan, dan olahraga dapat terus tumbuh serta menginspirasi masyarakat, tanpa dibatasi oleh usia.


