Damkarnews.com, BANJAR – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Poros Desa Kampung Baru menuju Desa Lawahan, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 10.30 Wita. Sebuah alat berat jenis grader yang tengah mengerjakan proyek perbaikan jalan menabrak sepeda motor Yamaha Pazzio hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X. Febry Aceng Loda melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Arie Handoyo membenarkan peristiwa tragis tersebut. Polisi telah mengamankan operator grader untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Rosita (56), warga Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Muhammad Nur Dilan Fauzi (8), warga Sungai Paring Martapura, serta Rusminah (63), warga Kecamatan Gambut. Sementara satu korban lainnya, Arthaniah (60), warga Sungai Tabuk, selamat dari kejadian nahas tersebut.
“Peristiwa terjadi saat alat berat jenis grader milik CV Tiga Jaya Grup sedang melakukan pengerjaan proyek perbaikan jalan poros penghubung antar desa,” ujar AKP Arie Handoyo.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, grader yang dikemudikan Sulahuri (41), warga Banjarmasin Selatan, saat itu sedang meratakan material jalan. Namun, petugas helper yang seharusnya memberi aba-aba di belakang grader diketahui meninggalkan pos untuk membantu pengisian air ke mobil pikap penyiram jalan.
Akibat tidak adanya pemandu di belakang alat berat, operator grader diduga tidak mengetahui ada sepeda motor tepat di belakang kendaraannya saat melakukan manuver mundur.
“Karena jarak terlalu dekat dan korban tidak terlihat oleh operator, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelasnya.
Sepeda motor Yamaha Pazzio warna biru muda bernomor polisi DA 4696 BQ yang dikendarai Rosita diketahui membawa empat orang sekaligus. Benturan keras dan lindasan grader mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia di tempat, sementara satu korban berhasil selamat.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban, serta membawa operator grader ke Mapolsek Beruntung Baru untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Proses evakuasi korban dibantu sejumlah ambulans dari Desa Kampung Baru, Desa Lawahan, serta relawan IJM Melintang. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Idaman Banjarbaru.


