Damkarnews.com, HSU – Dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyoroti pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi musibah.
Kebakaran pertama terjadi di Desa Panangian RT 03, Kecamatan Amuntai Utara, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 19.10 Wita. Tiga rumah terdampak dalam kejadian ini, dengan dua di antaranya mengalami kerusakan berat hingga luluh lantak. Namun, kesigapan warga yang langsung melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya serta cepat menghubungi relawan pemadam kebakaran berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain.
Belum genap satu malam, kebakaran kembali terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 00.10 Wita di Jalan Patmaraga RT 006, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Peristiwa ini menghanguskan tiga rumah warga dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Sebanyak enam kepala keluarga atau 14 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Rumah milik Madi mengalami kerusakan sekitar 20 persen, rumah Salim terbakar habis, sementara rumah milik Hj Suhrah/Ruby mengalami kerusakan sekitar 40 persen.
Petugas gabungan mulai melakukan penanganan sekitar pukul 00.15 Wita. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 00.50 Wita, sebelum proses pendinginan diselesaikan sekitar pukul 01.10 Wita.
Kondisi permukiman yang padat dengan bangunan berbahan dasar kayu menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, sekaligus mempercepat penyebaran api.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran HSU, Asikin Noor, melalui anggota Damkar Edy Saputra menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk penyebabnya masih kami selidiki,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
“Kami mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan sumber api dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan,” pesannya.


