Diduga Dibunuh, Pelajar SMK di Kabupaten Banjar Ditemukan Tewas dalam Kondisi Janggal

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, digegerkan dengan penemuan seorang remaja perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan, Minggu (19/4/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama RE (18), seorang pelajar SMK yang juga warga Desa Simpang Empat RT 003. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar mandi sebuah rumah di kawasan Jalan Houling Km 71.

Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Plt Kasi Humas Iptu M Rifani membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan di wilayah Simpang Empat. Anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya.

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 02.30 Wita saat saksi Jubainah, sepupu korban, pulang ke rumah usai bepergian dari Banjarbaru. Saat hendak menuju kamar, ia melihat bagian tangan tergeletak dari balik pintu kamar mandi yang sedikit terbuka.

Terkejut dengan temuan tersebut, saksi langsung meminta bantuan keluarganya. Setelah pintu kamar mandi dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dari hasil pengamatan awal, korban ditemukan dengan mulut berisikan sikat gosok pakaian.

Menurut keterangan keluarga, korban sebelumnya berada di warung makan tempatnya bekerja pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Setelah warung tutup, korban meninggalkan lokasi, namun tidak diketahui tujuannya.

Laporan kemudian disampaikan ke Polsek Simpang Empat sekitar pukul 03.40 Wita, dan petugas piket langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Untuk sementara, kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dugaan sementara mengarah pada tindak pidana, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Iptu Rifani.

Dari keterangan ibu korban, diketahui bahwa handphone dan sepeda motor milik korban juga hilang.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Ulin Banjarmasin untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi pun terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tragis tersebut.*Srf

Author: Damkarnews
Damkarnews