BARITO KUALA – Setelah dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Barito, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (20/3/2026) malam.
Korban diketahui bernama Furqon (12), warga Kompleks Perdagangan Permai, Banjarmasin Utara. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat beraktivitas di sekitar sungai.
Operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur akhirnya membuahkan hasil pada pukul 23.00 Wita. Jasad korban ditemukan sekitar 240 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi dari perairan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Polairud Polda Kalimantan Selatan dan Banjarmasin, Basarnas Banjarmasin, Emergency Water Rescue, Rescue 911, Palm 21, Anggun Fire Rescue, Indrapura Fire Rescue, Syiaruddin Rescue, relawan, serta masyarakat setempat.
Salah satu relawan di lokasi sempat mengonfirmasi penemuan korban.
“Korban sudah ditemukan. Ambulans bisa merapat ke RT 5 Alalak Utara. Ciri-cirinya sesuai, baju putih dan celana hijau, usia sekitar 10 tahun ke atas,” ujarnya di lokasi kejadian.
Sebelumnya, peristiwa nahas ini bermula saat korban berenang bersama sekitar enam rekannya di pinggiran Sungai Barito. Saat itu, Furqon diduga melompat dari atas sebuah tongkang ke arah air. Namun setelah melompat, korban tidak kembali muncul ke permukaan.
Sebelum kejadian, korban sempat diingatkan oleh teman-temannya agar tidak berenang karena kondisi sungai yang berbahaya. Namun peringatan tersebut tidak dihiraukan.
Salah seorang saksi yang juga teman korban mengaku sempat berusaha memberikan pertolongan.
“Korban sempat kesulitan dan saya coba menolong. Tangan korban sempat saya pegang dan berusaha ditarik ke tepi,” ungkapnya.
Namun upaya penyelamatan tersebut gagal akibat kondisi tepian yang licin serta arus sungai yang cukup kuat. Pegangan tangan terlepas, dan korban terbawa arus ke tengah sungai hingga akhirnya menghilang.
Sebelum Tim SAR turun tangan, pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.








