Damkarnews.com, BANJAR – Akses dokumen kependudukan kini tak lagi menjadi hambatan bagi warga berkebutuhan khusus di Kabupaten Banjar. Lewat inovasi layanan jemput bola bertajuk Lapat Manis, Disdukcapil Kabupaten Banjar menghadirkan pelayanan langsung ke lokasi warga, memastikan hak administrasi terpenuhi tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Program yang digelar Jumat (6/3/2026) ini menegaskan pendekatan pelayanan yang lebih empatik dan proaktif. Petugas turun langsung menyambangi titik-titik yang dinilai membutuhkan perhatian khusus, sehingga warga dengan keterbatasan mobilitas tetap bisa mengurus dokumen kependudukan secara mudah dan bermartabat.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran pelayanan, mulai dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, hingga permukiman warga di Desa Paku Alam dan Desa Pasayangan. Kehadiran petugas disambut hangat, terutama oleh keluarga dan pengelola lembaga yang selama ini menghadapi kendala akses layanan.
Koordinator Pelayanan Disdukcapil Banjar, Naima Nurul Hikmah, menegaskan bahwa pendekatan langsung ke lapangan menjadi strategi utama untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Pelayanan kami pastikan hadir di tempat warga berada, sehingga masyarakat berkebutuhan khusus tetap terakomodasi dalam kepemilikan dokumen kependudukan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari pihak lembaga pembinaan. Kepala Sub Bagian Umum LPKA Kelas I Martapura, Gusti Setra Dharma, menilai program tersebut memberi dampak nyata bagi pemenuhan hak anak binaan.
“Anak-anak kita memiliki hak yang sama atas dokumen kependudukan. Kehadiran Disdukcapil sangat membantu proses administrasi mereka,” jelasnya.
Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Desa Paku Alam, Jam’ani. Ia menyebut layanan jemput bola ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap warganya.
“Kami berterima kasih atas pelayanan yang diberikan kepada warga kami yang berkebutuhan khusus,” ucapnya.
Dalam setiap kegiatan, Disdukcapil juga menegaskan komitmen integritas pelayanan publik. Seluruh proses administrasi kependudukan diberikan gratis tanpa pungutan biaya. Masyarakat diimbau tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada petugas.
Melalui Lapat Manis, Disdukcapil Banjar tak sekadar menghadirkan layanan administrasi, tetapi juga memastikan negara hadir lebih dekat—menjangkau yang sulit terjangkau, serta menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan manusiawi bagi semua.




