Melaut Terakhir Kali, Nelayan 50 Tahun Hilang di Perairan Takisung

Bagikan

Damkarnews.com, TANAH LAUT – Penemuan sebuah perahu nelayan dalam kondisi kosong di Perairan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, memicu operasi pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan, Minggu (1/2/2026). Perahu tersebut diketahui milik Bahran (50), seorang nelayan setempat yang dilaporkan tidak kembali setelah melaut.

Warga sekitar menjadi pihak pertama yang menyadari kejanggalan tersebut setelah Bahran tak kunjung kembali hingga lebih dari 24 jam sejak berangkat melaut pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Upaya pencarian mandiri pun dilakukan sebelum akhirnya perahu korban ditemukan tanpa awak di perairan setempat.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Tanah Laut dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin. Laporan resmi diterima pada pukul 17.52 Wita melalui perwakilan BPBD.

Merespons laporan tersebut, Basarnas Banjarmasin melalui Unit Siaga SAR Batulicin segera mengerahkan satu tim rescue beranggotakan empat personel. Tim diberangkatkan pada pukul 18.10 Wita menuju lokasi kejadian dengan menempuh jarak sekitar 230 kilometer.

Dalam operasi ini, tim SAR membawa sejumlah perlengkapan pendukung, di antaranya rubber boat, peralatan penyelamatan air (water rescue), alat komunikasi, serta satu set alat selam untuk mendukung proses pencarian di perairan.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Unit Siaga SAR Batulicin, BPBD Kabupaten Tanah Laut, Polsek Takisung, PMI Kabupaten Tanah Laut, Pos TNI AL Batakan, serta masyarakat setempat yang turut membantu penyisiran awal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam upaya pencarian korban.

“Koordinasi dengan seluruh unsur di lapangan menjadi fokus awal kami, terutama untuk memetakan area pencarian di sekitar lokasi ditemukannya perahu. Meski cuaca dilaporkan hujan, upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim rescue Unit Siaga SAR Batulicin masih dalam perjalanan menuju Perairan Takisung. Setibanya di lokasi, tim akan langsung bergabung dengan unsur SAR yang telah bersiaga untuk melanjutkan pemetaan serta penyisiran area pencarian.

Author: Damkarnews
Damkarnews