Damkarnews.com, BANJAR,– Suasana tenang saat azan magrib mendadak berubah mencekam setelah kobaran api cukup besar melanda kawasan permukiman di Komplek Pangeran Antasari, atau yang lebih dikenal warga sebagai Kompas RT 02 RW 05, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (25/1/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.44 Wita itu membuat warga setempat panik. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk memastikan lokasi serta rumah yang terdampak api.
Salah seorang warga bahkan sempat meminta pertolongan dengan nada panik saat menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Minta tolong om, apinya besar sekali, cepat om,” ujarnya.
Informasi kejadian kebakaran pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar melalui laporan warga di WhatsApp Group serta radio komunikasi. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
Kepala Bidang Pemadam, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (Sarpras) DPKP Kabupaten Banjar, M Kasyaf Ritaudin, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, sebanyak 19 petugas teknis langsung dikerahkan dengan dukungan tiga unit fire truck. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.48 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman,” ungkapnya.
Tak berselang lama, puluhan armada pemadam kebakaran swasta di Kabupaten Banjar bersama DPKP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar turut berdatangan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Api sempat membesar dan membakar satu unit rumah warga. Namun berkat kesigapan petugas, si jago merah berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.23 Wita. Setelah proses pemadaman, petugas melakukan pengecekan ulang serta pendataan guna memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman.
Dalam peristiwa tersebut, satu rumah milik warga bernama M. Nasir terdampak kebakaran. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total lima jiwa.
“Untuk korban jiwa nihil. Sementara taksiran kerugian materiil, kronologi lengkap, serta dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kasyaf.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran dan memastikan jumlah bangunan yang terdampak. DPKP Kabupaten Banjar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada jam-jam rawan, serta segera melapor jika terjadi kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat.*Srf




