Damkarnews.com, BANJAR,– Upaya Polres Banjar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil positif. Hal ini tercermin dari berbagai capaian kinerja yang dipaparkan Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Selasa (31/12/2025).
Konferensi pers tersebut menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus bentuk akuntabilitas Polres Banjar kepada masyarakat. Kapolres Banjar menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka kriminalitas tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat.
“Penurunan angka kriminalitas ini adalah hasil kerja bersama. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujar AKBP Dr. Fadli.
Sepanjang tahun 2025, Polres Banjar mencatat 673 kasus tindak pidana, turun 12,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tak hanya itu, penyelesaian perkara juga menunjukkan kinerja optimal dengan total 1.033 kasus berhasil dituntaskan, termasuk tunggakan perkara dari lima tahun terakhir.
Kapolres Banjar menjelaskan bahwa indikator rasa aman masyarakat turut mengalami peningkatan. Risiko kriminalitas per 100.000 penduduk menurun, disertai dengan semakin panjangnya jeda waktu terjadinya tindak pidana. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa situasi kamtibmas di Kabupaten Banjar semakin terkendali.
Meski kejahatan konvensional mengalami penurunan cukup signifikan, AKBP Dr. Fadli mengakui bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman nyata. Selama 2025, Polres Banjar berhasil mengungkap 156 kasus narkoba dengan 187 tersangka serta mengamankan barang bukti narkotika dalam jumlah besar.
“Narkoba adalah musuh bersama. Selain penindakan, kami juga terus mendorong upaya pencegahan dan edukasi, khususnya kepada generasi muda,” tegasnya.
Di sektor lalu lintas, Polres Banjar menilai mulai tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Hal ini tercermin dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain penurunan jumlah kecelakaan, berkurangnya pelanggaran lalu lintas yang ditindak juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat, seiring dengan masifnya kegiatan preventif dan edukatif yang dilakukan jajaran kepolisian.
Kapolres Banjar juga menyoroti keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus menonjol sebagai bukti kesiapsiagaan personel di lapangan. Salah satunya pengungkapan kasus pembunuhan di Kecamatan Paramasan yang berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam, serta pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti lebih dari 19 kilogram sabu di Kecamatan Gambut.
Menurutnya, kecepatan dan ketepatan penanganan kasus menjadi prioritas Polres Banjar demi memberikan rasa keadilan dan keamanan bagi masyarakat.
Menutup konferensi pers, AKBP Dr. Fadli mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kerja sama dengan aparat kepolisian.
“Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Keamanan Kabupaten Banjar adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.





